Saat malam semakin larut
Aku pun tertunduk semakin dalam
Tak pernah ku rasa kan gundah seperti malam ini
Rasa bersalah yang begitu dalam menari indah di pelupuk mataku
Aku semakin tertegun
Berderai rasa penyesalan
Aku tak mampu menatap diriku
wajahku sangat kelam
hatiku terlalu pekat tuk disibak
walau pun nanah tlah dikemu kalbu
namun, diri ini tetap ada padanya
saat ku coba hapus nanah dengan lembut kapas
tangan ini tak mampu
aku tak tahu
hati ini tenteram dalam kemu
Silahkan dibaca
About Me
Pengikut
Search This Blog
Pinterest Gallery
Instagram Shots
Tweet Tweet
Like us
About Me
Blog si Penyuka dan Pengagum Tawon (Bahasa Indonesia: Lebah, Bahasa Inggris: Bee).
Kesukaan lainnya:
Buku terutama fiksi, rajut, tapi semuanya masih dalam tahap belajar, ;)
Keep moving forward, Bee!
saat gundah mulai meraja
BalasHapuskumpulkan semua kesedihanmu dalam sajadahmu
lalu ukir kata terindah untuk menyapa Rabbmu
karena Dia pumya semua yang kau butuhkam
maka rasakanlah
saat Rabbmu itu juga meyapamu
menjagamu
biarkan ia mengganti kesedihan dengan ketenangan yang menenangkan