Malam telah jatuh di
bumi
Jatuh menyebar
menelusup setiap jengkal tanah
Bersama bintang dan
bulan tergopoh
Bintang yang selalu
melagukan sinar kuning
Bulan tetap
memprosakan cahaya perak
Tak biasa
Kini malam jatuh
diiring garam
Garam terbungkus air
Tak biasa
Malam biasa menyukai
bumi
Kini apakah garam juga
tertarik dinginnya bumi
Garam diam-diam
membungkus tanah
Bukankah tanah juga
bumi?
Bintang tetap asik
menatap bumi tanpa menyentuh
Bulan menyapa bumi
tanpa menyanyikan jemari rapuh
Dan garam
Menyentuh bumi bersama
buliran air
Haruskah menjadi tidak
biasa
Ketika garam membasuh
bumi?
Entah tidak biasa
karena luka
Atau
Tidak biasa karena
cinta yang merebak?
apa yang dimaksud garam malam?
BalasHapus