Konsistensi

tetes angin menyapu wajah
tiupkan kebahagiaan tak terhitung
ah
entahlah
hanya angin yang memahami udara
hanya ombak yang mengerti air
hanya awan yang mengerti pelangi

segala yang ada
tampak biasa
dibalik awan
atau
mungkin dibalik pelangi

semua biasa
biasa dalam hangat mentari
dalam dekapan knsistensi bumi
konsistensi hutan
konsistensi air
dalam pengabdian kepada-Nya

CONVERSATION

0 comments:

Posting Komentar