Angin meniupkan secercah cahaya
cahaya indah
membelai pipi yang masih pedih
tertampar keras
ah,
perih yang masih mengucur
memberikan segores tawa
sekaligus setetes air mata
entahlah,
rasa yang kini berteriak
mendobrak benteng hati
menembus seraknya suara
rindu yang tak pernah berhenti
rasa yang terus membuncah
kepada dia yang aku belum tahu siapa
kepada dia yang kan membimbingku
dia yang tak kan pernah melupakan surganya
meski aku ada disisinya
dia yang akan selalu ada dalam doa
dia yang akan menjadi
aku
Tuhan,
aku bodoh
tak pernah tahu yang baik
tak pernah tahu yang indah
tak pernah bisa mencari hasil
aku tak ingin terlampau jauh
aku tak ingin salah langkah
aku tak ingin menggores luka di hati ibu lain
di hati ayah lain
di hati teman lagi
di hati keluarga lain
maka,
kutitipkan rinduku pada-Mu
sampaikan lah
di saat yang tepat
karena hanya Engkau yang tahu
dan Maha Tahu
Silahkan dibaca
About Me
Pengikut
Search This Blog
Pinterest Gallery
Instagram Shots
Tweet Tweet
Like us
About Me
Blog si Penyuka dan Pengagum Tawon (Bahasa Indonesia: Lebah, Bahasa Inggris: Bee).
Kesukaan lainnya:
Buku terutama fiksi, rajut, tapi semuanya masih dalam tahap belajar, ;)
Keep moving forward, Bee!
0 comments:
Posting Komentar