MUSE


Di sana, sebuah lipatan kecil
Tersimpan di dalam kaca bening
Kupilah perlahan tiap lipatannya
Kudapati rangkaian kata itu

Assalamu’alaikum
Sebelumnya, aku ingin meminta maaf
Maaf atas kebodohanku
Maaf atas langkah lancangku
Maaf atas waktu yang tersia untukku
Maaf atas pikiran yang tersia untukku
Maaf atas hati yang juga tersia untukku
Bahkan
Maaf, terlalu banyak maaf bukan dalam setiap suara yang terucap?? Hehe,,

Ketika ingin mengungkapkanarti luapan air mata
Aku tak tahu harus memulai darimana
Aku belum bisa menemukan ide
Dia yang selalu menawarkan rangkaian indah
Hilang
Dia yangbisa memunculkan segala inspirasi
Hilang

Selaras dengan menguapnya cairan itu
I MISS MY MUSE

Hanya senyum setelah rangkaian atas itu terputar
Ah,
Itu hanya rangkaian saat itu
Kembali aku buka lipatan yang bersembunyi di dalamnya

Terima kasih telah mengajariku indah
Dengan indahnya jatuh dan bangun setiap saat
Terima kasih telah mengajariku ikhlas dan tulus
Dengan khusyuknya tangis di setiap malam
Terima kasih
Mungkin, saat itu akhir bagiku
Dan menjadi awal indahmu
Jagalah indahmu,
Percayalah, doaku selalu tulus mengiringi

Hanya kembali nyengir
Memperlihatkan barisan gigi
Tiba-tiba seuntai bait kembali terpintas

MY “FAKE” MUSE???
*eh

take, open, read, close, tossed in the trash

CONVERSATION

0 comments:

Posting Komentar